Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) resmi memaparkan rencana 10 tahun mereka yang ambisius, tetapi menegaskan bahwa seluruh target tersebut hanya bisa diwujudkan jika ada tambahan pendanaan. Dalam dokumen strategi bertajuk Llunio Cymru, federasi ini menargetkan lebih banyak pemain, lebih banyak lapangan, dan lebih banyak tim yang lolos ke turnamen besar hingga 2036.
Permintaan dana itu muncul karena Wales ingin mengejar dua hal sekaligus: mengangkat prestasi tim nasional dan memperluas basis partisipasi di tingkat akar rumput. Namun FAW menyadari bahwa tanpa dukungan pemerintah Wales dan 22 otoritas lokal, pembangunan fasilitas akan berjalan lambat. Karena itu, badan pengatur sepak bola Wales tersebut secara terbuka meminta tambahan anggaran, bukan sekadar mengandalkan pendapatan internal mereka.

Target utama rencana 10 tahun FAW
Dalam rencana strategisnya, FAW menetapkan sejumlah ukuran keberhasilan yang akan diukur antara sekarang dan 2036, semuanya bertumpu pada pertumbuhan partisipasi serta upaya membantu tim nasional “tampil di panggung dunia”. Salah satu sasaran paling menonjol adalah melihat tim nasional putra kembali menembus 20 besar peringkat dunia FIFA.
Selain soal peringkat, FAW ingin memastikan fasilitas berkualitas tersedia “dalam jarak 15 menit dari setiap komunitas”. Target konkretnya adalah 100 lapangan baru atau yang ditingkatkan mutunya pada 2030. Angka ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur ditempatkan sebagai fondasi, bukan pelengkap, dari keseluruhan rencana.
Bagi FAW, lapangan yang layak bukan sekadar simbol ambisi. Tanpa akses fasilitas yang mudah dijangkau, jumlah orang yang bermain sepak bola sulit bertumbuh, dan pada akhirnya pasokan pemain untuk tim nasional juga ikut terbatas. Karena itu, target lapangan dan target prestasi disusun sebagai satu paket yang saling bergantung.
Akademi klub jadi kunci menuju peringkat dunia
Untuk level elite, FAW menargetkan lolos ke setiap turnamen besar secara bergantian, serta mencapai babak gugur Euro 2028 yang digelar bersama tuan rumah lain dan Piala Dunia Wanita 2035. Federasi juga ingin 80% pemain tim nasional putra dan putri menjadi starter reguler di lima liga teratas dunia. Saat ini, skuad putra baru berada di angka 65%.
Salah satu cara mencapainya adalah menghadirkan dua akademi klub kategori elite di Wales. FAW mengakui ada penurunan produksi talenta untuk tim nasional putra setelah Swansea City kehilangan status kategori satu. Ke depan, FAW akan bekerja sama dengan klub dengan meminjamkan sumber daya dan staf, serta menargetkan lahirnya dua pemain dari setiap tim setiap tahun.
Di sisi lain, FAW menyatakan telah mengembangkan pelacakan data untuk pemain dengan kualifikasi ganda, yaitu pemain yang berpotensi membela lebih dari satu negara. Mereka juga melanjutkan pengembangan akademi nasional untuk sepak bola wanita. Langkah ini penting agar Wales tidak kehilangan pemain berbakat yang memilih negara lain.
Dari target 2021 menuju fondasi 2036
FAW terakhir menetapkan target pada 2021, dan sejumlah sasaran kunci berhasil dicapai. Lolos ke Piala Dunia putra 2022 serta Euro Wanita 2025 menjadi dua goals yang terpenuhi. Selain itu, target peningkatan jumlah orang yang bermain sepak bola juga tercapai, dengan jumlah pemain terdaftar naik dari 80 ribu menjadi 120 ribu.
Kini FAW ingin angka tersebut tumbuh menjadi 160 ribu, termasuk menggandakan jumlah pemain wanita dan putri terdaftar menjadi 40 ribu. Proyek di 100 komunitas paling terpinggirkan dan beragam akan menjadi prioritas, disertai kenaikan 50% akses lapangan prioritas bagi wanita dan putri. Strategi khusus untuk sepak bola wanita dan putri dijadwalkan diluncurkan bulan depan, lengkap dengan penggandaan dana yang diinvestasikan.
FAW meyakini bahwa memperbanyak jumlah pemain akan membantu level tertinggi sekaligus meningkatkan kesehatan bangsa. Karena itu, kebutuhan akan fasilitas yang lebih banyak disebut sebagai prasyarat yang tidak bisa ditawar, bukan sekadar pelengkap program pembinaan.
Pendanaan dan fasilitas jadi penentu
Menurut tinjauan terbaru, biaya untuk menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan di seluruh wilayah otoritas lokal diperkirakan mencapai £150 juta. Angka itu menjelaskan mengapa FAW terus menekankan pentingnya dukungan pemerintah, karena kebutuhan investasi jauh melampaui kemampuan federasi bila berjalan sendiri.
Direktur eksekutif FAW Noel Mooney menyebut pendapatan dari FIFA setelah Piala Dunia 2026 serta perkiraan pemasukan dari penyelenggaraan Euro 2028 telah membantu FAW bergerak menuju pendapatan £50 juta. Meski demikian, ia berharap anggaran pemerintah Wales yang akan datang, yang pertama sejak keberhasilan elektoral Plaid Cymru awal tahun ini, membawa peningkatan investasi untuk proyek-proyek modal.
FAW telah memperoleh dana dari pemerintah Inggris untuk sebagian rencananya, tetapi Mooney menilai pemerintah Wales kini harus berbuat lebih. Ia menyebut belanja modal senilai £13 juta saat ini hanya “goresan di permukaan dari apa yang perlu kita capai”. Meski begitu, ia tetap optimistis karena komunikasi dengan pemerintah baru berjalan positif.
“Kami punya keyakinan. Kami sudah berdiskusi banyak dengan pemerintah baru dan mereka memberi semua sinyal bahwa kami bergerak ke arah yang benar,” ujarnya. Mooney juga menekankan posisi sepak bola dalam upaya kesehatan preventif, sehingga mengalokasikan sumber daya lebih besar menurutnya adalah keputusan yang “tidak perlu dipikir panjang”.
Sasaran lain yang melengkapi rencana
Selain target prestasi dan fasilitas, FAW menetapkan sejumlah sasaran pendukung. Mereka ingin setiap pertandingan di atas level U-12 dipimpin wasit netral yang berkualifikasi. Federasi juga menargetkan pemangkasan separuh tingkat putus sekolah (drop-out) remaja, penambahan sepertiga jumlah pelatih berkualifikasi, serta pengangkatan rata-rata kehadiran Cymru Premier di atas 1.000 penonton.
Sasaran-sasaran ini menegaskan bahwa rencana 10 tahun FAW tidak hanya berbicara soal tim nasional. Kualitas wasit, retensi pemain muda, kapasitas pelatih, dan daya tarik liga domestik dipandang sebagai bagian dari ekosistem yang sama. Tanpa perbaikan di level itu, target besar di panggung dunia akan sulit ditopang.
Penutup
Rencana 10 tahun FAW memadukan ambisi prestasi dengan kebutuhan nyata di lapangan: lebih banyak pemain, lebih banyak fasilitas, dan lebih banyak talenta yang siap bersaing di level tertinggi. Namun seluruh rangkaian target itu bergantung pada satu hal yang belum sepenuhnya terpenuhi, yaitu tambahan pendanaan dari pemerintah Wales dan otoritas lokal.
Dengan capaian pada periode 2021 sebagai pijakan, FAW kini menempatkan infrastruktur dan pembinaan usia muda sebagai prioritas. Jika dukungan finansial yang diharapkan terealisasi, bukan tidak mungkin Wales tidak hanya kembali menembus 20 besar FIFA, tetapi juga membangun fondasi sepak bola yang lebih merata bagi seluruh komunitas.