Scottie Scheffler Bela Bryson DeChambeau di Tengah Kontroversi Aturan The Open
Pebalap nomor satu dunia, Scottie Scheffler, dengan tegas membela rekan setimnya di Ryder Cup, Bryson DeChambeau, yang terkena sanksi penalti dua pukulan di The Open. Dalam pernyataan kepada media usai turnamen, Scheffler menegaskan bahwa DeChambeau “bukan seorang cheater”. Sikap ini muncul setelah insiden yang cukup memanas di Royal Birkdale pada putaran kedua, di mana DeChambeau dianggap memperbaiki garis backswing-nya di rumput panjang.

Kronologi Insiden Penalti Bryson DeChambeau
DeChambeau menjadi sorotan utama di Royal Birkdale, yang merupakan major pria terakhir tahun ini. Ketika sedang menempel ketat di puncak klasemen, ia harus menerima penalti dua pukulan setelah putaran kedua. Pelanggaran terjadi di hole kelima par-4, saat wasit menilai DeChambeau memperbaiki jalur ayunan di rough. Akibatnya, bogey berubah menjadi triple-bogey tujuh. Insiden ini memicu diskusi panjang antara DeChambeau dan ofisial turnamen pada Jumat malam.
Banyak spekulasi bahwa bintang LIV Golf ini akan mundur sebagai protes, namun DeChambeau langsung membantah. Ia memilih untuk tidak berbicara dengan media setelah setiap putaran turnamen, tetapi lewat media sosial ia mengatakan bahwa keputusan wasit justru ‘membuatnya semakin bersemangat’ untuk melanjutkan pertandingan.
Reaksi Rory McIlroy dan Klarifikasi R&A
Rory McIlroy mengkritik perilaku DeChambeau sebagai ‘performative’, terutama karena ia menghabiskan waktu lama berdiskusi di lapangan setelah putaran serta melakukan sesi latihan malam hari. Namun, pihak R&A mengakui bahwa tindakan DeChambeau tidak disengaja. Meski begitu, McIlroy menilai sikap tersebut tidak sesuai dengan semangat olahraga golf.
Scheffler sendiri memilih tidak berkomentar setelah putaran ketiga, tetapi akhirnya angkat bicara pada hari final. Ia mempertanyakan cara penegakan aturan yang berbeda-beda. “Saya pikir kita perlu lebih ketat dalam mengawasi para pemain,” ujar Scheffler. “Ada keseimbangan karena beberapa pemain seperti Bryson, setiap pukulannya selalu ditayangkan di TV. Dari sudut kamera yang jauh, segalanya bisa terlihat berbeda. Terkadang kita melihat pemain mungkin sedikit mendorong batas.”
Pandangan Scottie Scheffler: ‘Dia Bukan Cheater’
“Saya sudah mengenalnya sejak lama,” kata Scheffler kepada wartawan setelah finis di posisi keempat bersama. “Dia memang banyak hal, tapi jelas bukan seorang cheater. Saya tidak pernah melihatnya curang sekali pun, baik saat kontes putting, chipping, atau ketika kami bermain golf amatir. Tidak ada yang mencurigakan.”
Lebih lanjut, Scheffler menambahkan bahwa mungkin DeChambeau sedikit ceroboh di sekitar bola, tetapi ia yakin tidak ada niat buruk. “Saat Anda melihat dari sudut kamera itu, mungkin dia agak ceroboh, tapi saya yakin dia tidak melakukannya dengan sengaja.”
Refleksi Aturan dan Tradisi Golf
Scheffler juga menyinggung perlunya kembali ke tradisi golf yang lebih ketat. “Saya rasa kita harus kembali ke tradisi permainan dan mungkin perlu mengawasi aturan dengan lebih keras,” tegasnya. Pernyataan ini muncul seiring dengan semakin banyaknya sorotan kamera dan analisis slow-motion yang membuat setiap gerakan pemain menjadi bahan perdebatan.
Insiden ini kembali membuka diskusi tentang bagaimana aturan golf diterapkan di era tayangan televisi resolusi tinggi. Apakah pemain harus dihukum berdasarkan bukti visual yang mungkin tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan? Scheffler menekankan bahwa perlu ada keseimbangan antara keadilan dan pengawasan.
Hasil Akhir Scottie Scheffler di The Open
Scheffler berusaha menjadi juara The Open secara beruntun setelah Padraig Harrington. Pada hari final, ia sempat hanya tertinggal satu pukulan dari pimpinan, tetapi bogey di hole terakhir membuatnya harus puas tiga pukulan di belakang Ryan Fox, yang keluar sebagai juara.
“Hari ini usaha saya luar biasa,” kata Scheffler. “Saya merasa melakukan hal yang benar di lapangan, memberi diri saya banyak peluang lagi. Sayang, minggu ini bukan milik saya. Ada sedikit keberuntungan di hole 17, tapi dari tee seharusnya saya di fairway. Hal-hal kecil seperti itu akhirnya menumpuk sepanjang minggu.”
Ia mengakui kompetisinya berjalan baik, hanya saja beberapa pukulan tidak beruntung. “Saya bersaing dengan baik minggu ini, sabar, dan memukul bola dengan bagus selama empat hari. Mungkin hanya kemarin saya tidak sebaik yang saya inginkan.”
Ajang Selanjutnya di PGA Tour
Turnamen PGA Tour berikutnya adalah 3M Open di TPC Twin Cities, Minnesota, mulai Kamis. Siaran awal akan tayang di Sky Sports+ dan beralih ke Sky Sports Golf pukul 7 malam. Ajang ini menjadi bagian dari triple-header golf live bersama ISPS Handa Senior Open dan ISPS Handa Women’s Scottish Open. Musim major wanita ditutup dengan AIG Women’s Open pada 30 Juli-2 Agustus, juga live di Sky Sports Golf.
Kesimpulan: Antara Aturan, Tradisi, dan Niat
Kontroversi di The Open kembali mengingatkan kita bahwa golf adalah olahraga yang sangat bergantung pada kejujuran dan interpretasi aturan. Scottie Scheffler Bela Bryson DeChambeau dengan pernyataan bahwa ia bukan cheater, namun juga menyerukan penegakan aturan yang lebih ketat. Sikap ini menunjukkan keseimbangan antara membela rekan dan mendorong perbaikan sistem. Ke depannya, mungkin perlu ada diskusi lebih dalam antara pemain, ofisial, dan badan pengatur seperti R&A agar kejadian serupa tidak memicu polarisasi berlebihan.
Terlepas dari kontroversi, The Open tahun ini tetap menyajikan drama kompetitif kelas dunia. Bagi pecinta golf, ini adalah pengingat bahwa setiap turnamen selalu memiliki cerita di balik pukulan-pukulan hebat para atlet.