Pebalap Ferrari, Lewis Hamilton, kembali mendapat penalti di Grand Prix Hungaria. Kali ini akibat pelanggaran batas kecepatan di jalur pit. Meski mengakui kesalahan tersebut, Hamilton mempertanyakan keputusan tim untuk melakukan pit stop ketiga yang dinilainya justru membuka peluang terkena sanksi.

Hamilton finis di posisi kelima setelah mendapat penalti lima detik karena melaju 0,1 km/jam melebihi batas kecepatan 80 km/jam di pit lane. Ini menjadi penalti Lewis Hamilton Hungaria yang keempat dalam tiga seri terakhir, setelah sebelumnya ia juga dihukum di Belgia dan Silverstone.
Keputusan Pit Stop yang Dipertanyakan
Insiden krusial terjadi pada lap ke-56 saat Virtual Safety Car (VSC) dikeluarkan setelah mobil Oscar Piastri berhenti di pinggir trek akibat masalah teknis. Saat itu Hamilton baru saja mengambil alih posisi kedua dari Piastri. Ferrari memutuskan untuk memanggil Hamilton masuk pit untuk ketiga kalinya, sementara Max Verstappen (Red Bull) memilih tidak pit.
Keputusan itu membuat Hamilton kehilangan posisi trek dari Verstappen. Setelah keluar pit, ia juga harus turun di belakang rival gelar Mercedes, Kimi Antonelli, yang melakukan pit stop kedua tepat sebelum VSC. Alhasil, Hamilton turun ke posisi keempat untuk lap-lap penutup.
Lewis Hamilton penalti Hungaria semakin lengkap saat ia terkena sanksi pit-lane speeding. Karena tidak bisa menyalip Antonelli dan juga gagal membangun jarak aman lima detik dari rekan setim Charles Leclerc, Hamilton akhirnya finis kelima setelah penalti diterapkan.
Pernyataan Hamilton Soal Pit Stop
Usai balapan, Hamilton mengaku menyesali keputusan pit stop tersebut kepada Sky Sports F1. “Ya, saya rasa kami seharusnya tidak melakukan pit stop itu. Tetapi panggilan masuk pit datang tepat sebelum pintu masuk pit lane, saya tidak punya waktu untuk berdebat dan harus percaya pada keputusan yang diambil,” ujarnya.
Menurut Hamilton, bannya masih dalam kondisi prima. “Saya mungkin akan kalah dari Max, tapi saya pikir setidaknya saya bisa bertahan di posisi ketiga. Sayangnya, justru membuka pintu untuk penalti yang saya terima di akhir,” tambahnya.
Rentetan Penalti dalam Tiga Balapan Terakhir
Sanksi di Hungaria merupakan penalti kedua Hamilton dalam dua hari berturut-turut di sirkuit yang sama. Sehari sebelumnya, ia mendapat penalti turun tiga posisi grid karena menghalangi Piastri di akhir Q3. Itu membuatnya turun dari posisi kedua ke kelima di grid.
Catatan buruk Hamilton berlanjut sejak dua seri sebelumnya. Di GP Belgia pekan lalu, ia mendapat penalti lima detik karena bertabrakan dengan George Russell di lap pertama. Dua pekan sebelumnya di Silverstone, ia dihukum dengan sanksi yang sama akibat start terlalu cepat (jump start).
Penalti Lewis Hamilton Hungaria membuatnya semakin tertinggal dalam klasemen pembalap. Kimi Antonelli kini unggul 50 poin setelah jeda musim panas. Hamilton tetap menjadi pesaing terdekat pebalap Mercedes tersebut, namun ia sadar harus berbenah.
Hamilton Bertekad Kurangi Kesalahan
“Saya sangat optimistis dengan performa tim. Saya sangat berterima kasih kepada tim karena mereka bekerja luar biasa di paruh pertama musim,” kata Hamilton. Namun, ia mengakui tiga balapan terakhirnya tidak bagus. “Banyak kesalahan. Kesalahan di Silverstone yang mahal, lalu di Belgia, dan akhir pekan ini.”
Pebalap berusia 41 tahun itu berjanji akan bekerja keras agar tidak memberi kesempatan steward untuk menjatuhkan penalti lagi. “Banyak penalti dalam tiga balapan terakhir. Saya harus berusaha keras untuk tidak memberikan celah kepada mereka untuk memberi saya hukuman lagi ke depannya,” tegasnya.
Musim F1 2026 akan kembali bergulir setelah jeda musim panas dengan GP Belanda pada 21-23 Agustus. Seluruh sesi akan disiarkan langsung di Sky Sports F1.
Kesimpulan: Meski optimistis dengan laju Ferrari, Hamilton sadar bahwa penalti Lewis Hamilton Hungaria merupakan bagian dari masalah yang harus segera diperbaiki. Kesalahan dalam pit stop dan inkonsistensi dalam balapan menjadi pekerjaan rumah utama sebelum paruh kedua musim dimulai.