New York Giants membuka musim dengan kemenangan 28-20 atas Dallas Cowboys pada laga Minggu malam, sekaligus menandai debut John Harbaugh sebagai pelatih kepala. Kemenangan itu lahir dari penampilan efisien quarterback Jaxson Dart, yang menuntaskan 23 dari 29 lemparan untuk 230 yard plus tambahan 54 yard lewat lari. Dart menjadi poros serangan yang membuat Giants mampu mengendalikan pertandingan sejak awal hingga peluit akhir.
Bagi Giants, hasil ini bukan sekadar satu kemenangan biasa. Laga ini adalah pertemuan pertama Harbaugh dengan tim barunya setelah lama menangani Baltimore, dan ia langsung membawa sejumlah wajah familier ke New York. Dua pemain yang baru pulih dari cedera panjang, Malik Nabers dan Cam Skattebo, juga kembali bermain dan langsung menyumbang kontribusi nyata. Kombinasi itu membuat pembuka musim Giants terasa seperti titik awal sebuah era baru.

Jaxson Dart dan Serangan New York Giants Berjalan Mulus
Dart menyebarkan bola ke banyak penerima dan tidak ragu memakai kakinya ketika lini pertahanan Cowboys menutup opsi lemparan. Selain dua touchdown untuk Isaiah Likely, ia juga menemukan Devin Singletary untuk satu touchdown lain. Dengan total 230 yard passing, catatan akurasinya tergolong rapi dan membuat Giants jarang kehilangan momentum saat menguasai bola.
Sentuhan lari menjadi pelengkap yang tidak kalah penting. Cam Skattebo mencetak satu touchdown lewat lari dalam laga pertamanya setelah pulih dari cedera, dan gol itu menjadi poin pertama Giants di musim ini. Distribusi poin yang merata semacam ini membuat pertahanan Cowboys sulit menebak ke mana serangan akan diarahkan.
Bagi Harbaugh, performa Dart menjadi sinyal awal yang menggembirakan. Seorang pelatih kepala yang baru tiba biasanya butuh waktu menyesuaikan skema dengan personel yang ada, tetapi laga ini menunjukkan bahwa komunikasi antara quarterback dan playcaller sudah berjalan cukup lancar di pertandingan resmi pertama.
Isaiah Likely Ikut Harbaugh dan Langsung Menonjol
Isaiah Likely menjalani debut bersama New York Giants dengan catatan delapan tangkapan dari delapan target untuk 78 yard serta dua touchdown. Ia mengikuti Harbaugh dari Baltimore, sehingga kehadirannya di New York terasa sebagai kelanjutan kerja sama yang sudah terbangun sebelumnya. Tingkat akurasi tangkapannya yang sempurna menunjukkan chemistry dengan Dart sudah terbentuk cepat.
Peran Likely dalam skema Giants tampak jelas: ia menjadi target andalan ketika tim membutuhkan yard tambahan, terutama di area pertahanan rapat. Dua touchdown yang ia cetak bukan hanya menambah angka, tetapi juga memaksa Cowboys menaruh perhatian ekstra pada posisi tight end. Efeknya, ruang bagi penerima lain jadi lebih terbuka.
Jika konsistensi ini bertahan, Likely bisa menjadi salah satu pembelian paling berdampak bagi Giants musim ini. Kehadirannya memberi Dart opsi aman sekaligus ancaman nyata di zona end, dua hal yang sering menjadi pembeda di laga-laga ketat.
Kembalinya Nabers dan Skattebo Warnai Kemenangan
Penerima utama Malik Nabers kembali setelah pulih dari cedera ACL pada lutut kanannya yang terjadi hampir setahun lalu. Ia langsung mencatatkan enam tangkapan untuk 69 yard, angka yang menunjukkan bahwa perannya sebagai target nomor satu belum berubah. Kembalinya Nabers memberi Giants dimensi serangan vertikal yang sempat hilang saat ia absen.
Cam Skattebo juga baru kembali setelah mengalami patah tulang fibula kanan dan dislokasi pergelangan kaki kanan. Ia mengumpulkan 81 yard dari 18 kali membawa bola, lalu mengembalikan selebrasi salto ke belakang khasnya setelah masuk ke zona end tanpa tersentuh. Momen itu menjadi salah satu sorotan malam karena menandai pemulihan yang panjang dan melelahkan.
Kombinasi keduanya membuat lini serang Giants terasa lebih lengkap dibanding musim lalu. Dengan penerima utama dan pelari utama kembali sehat pada pekan pertama, beban Dart sebagai quarterback muda jadi lebih terdistribusi.
Dak Prescott dan Cowboys Terbentur Penalti
Di sisi lain, Dak Prescott mencatatkan 22 dari 34 lemparan untuk 175 yard, namun ia juga melempar satu intersepsi. Ia sempat menghubungkan touchdown dengan CeeDee Lamb dan Javonte Williams, yang juga mencetak touchdown lewat lari. Meski begitu, produksi Cowboys tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan di akhir pertandingan.
Masalah besar Cowboys datang dari disiplin. Mereka dihukum delapan kali dengan total 85 yard, dan itu berulang kali mematikan laju serangan mereka sendiri. Pertahanan Cowboys juga menjalani awal musim yang sulit karena kesulitan menghentikan kombinasi lemparan dan lari Giants.
Bagi Cowboys, kekalahan ini menjadi catatan evaluasi yang jelas: bakat di lini serang sudah ada, tetapi eksekusi dan pengendalian emosi masih perlu diperbaiki. Penalti dalam jumlah besar biasanya bukan soal teknik semata, melainkan soal fokus dan kesabaran selama empat kuarter.
Penghormatan 9/11 dan Makna Sosok Harbaugh
Sebelum pertandingan dimulai, Giants menggelar upacara untuk mengenang para korban peristiwa 9/11, 25 tahun setelah kejadian tersebut. Harbaugh turut memberi penghormatan dari pinggir lapangan dengan cara yang cukup personal. Ia mengenakan topi NYPD pada babak pertama, lalu berganti ke topi FDNY pada babak kedua.
Gestur kecil itu menunjukkan bagaimana Harbaugh berusaha menyatu dengan kota dan komunitas yang kini ia wakili. Bagi sebuah organisasi yang berbasis di wilayah metropolitan New York, simbol-simbol semacam ini punya resonansi emosional yang kuat. Hal itu juga membantu membangun hubungan antara pelatih baru dan basis penggemar.
Dari sisi sepak bola, malam itu menjadi perpaduan antara seremoni dan kompetisi. Giants menutupnya dengan hasil yang sesuai harapan, sehingga suasana peringatan berjalan seiring dengan euforia kemenangan di kandang.
Jadwal Pekan Kedua dan Gambaran Musim 2026
Setelah laga ini, New York Giants akan bertandang ke Los Angeles Rams pada Selasa dini hari waktu Inggris, dan laga itu bisa disaksikan langsung di Sky Sports NFL serta Sky Sports Main Event. Sebelumnya, Monday Night Football antara Kansas City Chiefs dan Denver Broncos juga disiarkan langsung mulai pukul 1.15 dini hari waktu Inggris.
Berikut rangkaian laga pekan kedua yang sudah dijadwalkan (waktu Inggris):
- Kamis, 17 September: Detroit Lions @ Buffalo Bills, 1.15 dini hari Jumat
- Minggu, 20 September: Minnesota Vikings @ Chicago Bears, 18.00
- Minggu, 20 September: Pittsburgh Steelers @ New England Patriots, 18.00
- Minggu, 20 September: Jacksonville Jaguars @ Denver Broncos, 21.05
- Minggu, 20 September: Washington Commanders @ Dallas Cowboys, 21.25
- Minggu, 20 September: Seattle Seahawks @ Arizona Cardinals, 21.25
- Senin, 21 September: Indianapolis Colts @ Kansas City Chiefs, 1.20 dini hari
- Senin, 21 September: New York Giants @ Los Angeles Rams, 1.15 dini hari Selasa
Seluruh musim NFL 2026 ditayangkan langsung di Sky Sports, termasuk setiap menit babak playoff dan Super Bowl LXI pada Minggu, 14 Februari 2027. Bagi penggemar di Indonesia, jadwal-jadwal tersebut berarti pertandingan umumnya berlangsung pada dini hari hingga pagi hari. Karena itu, mengetahui waktu kickoff lebih awal membantu mengatur rencana menonton sepanjang musim.
Kemenangan 28-20 atas Dallas Cowboys memberi New York Giants modal penting di awal musim: tiga poin penuh, kepercayaan diri yang tumbuh, dan bukti bahwa skema Harbaugh mulai berjalan. Penampilan Dart yang efisien, kontribusi Likely di debutnya, serta kembalinya Nabers dan Skattebo menjadi fondasi yang menjanjikan. Jika mereka mampu menjaga kesehatan pemain kunci, ancaman penalti yang menimpa Cowboys malam itu menjadi pelajaran tentang betapa tipis jarak antara menang dan kalah di NFL.
Ujian berikutnya melawan Los Angeles Rams akan memberi gambaran lebih jelas seberapa jauh Giants bisa melangkah musim ini. Sebab, satu kemenangan pembuka memang melegakan, tetapi konsistensi selama 18 pekan yang akan menentukan apakah era Harbaugh benar-benar dimulai dengan langkah besar.